Panduan Selongsong Poros Pompa Slurry Tambang Batubara Kalimantan: Material, Ukuran, dan Tanda Keausan
Dipublikasikan 23 Oktober 2026 · Oleh Coolair Group Engineering · 9 menit baca
Selongsong poros adalah komponen pelindung yang paling sering ditunda penggantiannya di washplant batubara Kalimantan. Tromol masih berjalan, jadi penggantian menunggu sampai kebocoran air di gland packing terasa. Begitu selongsong aus, packing cepat rusak, poros tergores, dan air flush bocor. Panduan ini membahas material, ukuran, tanda keausan, dan penggantian.
Daftar Isi
- Mengapa selongsong poros cepat aus di Kalimantan
- Lima material selongsong poros dan pilihannya
- Ukuran standar per seri pompa
- Enam tanda keausan tanpa bongkar total
- Prosedur penggantian di lapangan
- Dua kasus: Bukit Asam dan Sangatta
- Lima kesalahan yang paling sering terjadi
- Pertanyaan yang sering diajukan
Mengapa selongsong poros cepat aus di Kalimantan
Selongsong poros adalah komponen habis pakai. Fungsinya menahan slurry yang lolos dari gland packing agar tidak menggesek poros baja. Tanpa selongsong, yang terkikis adalah packing. Tiga mode keausan berjalan bersamaan.
Gesekan abrasi. Partikel keras yang terperangkap antara poros berutar dan selongsong mengikis permukaannya perlahan. Penyebab utamanya kuarsa. Kandungan silika dalam abu batubara di Bukit Asam, Adaro, dan KPC bisa mencapai 12 sampai 18 persen dengan kekerasan Mohs 6,5 sampai 7, setara amplas halus. Batubara sendiri lunak, jadi tanpa kuarsa slurry hampir tidak mengikis apa pun.
Impak. Di jalur ROM yang membawa batubara kasar, partikel masuk ke ruang antara selongsong dan gland packing dalam hitungan detik. Yang dibutuhkan bukan lining karet, tapi selongsong tahan benturan. Keramik kuat terhadap benturan, baja chrome kuat terhadap gesekan, dua sifat yang jarang ada bersama.
Korosi titik. Air pencucian di Bukit Asam dan Berau netral sampai sedikit asam, pH 5,8 sampai 7,2. Pada slurry asam dari operasi nikel atau leach, pH turun di bawah 4 dan korosi titik muncul di permukaan chrome sebagai lubang bertitik. Sering memicu kebocoran lebih dulu daripada keausan gesek.
Bagian yang paling cepat aus adalah yang melewati gland packing, sekitar 40 sampai 60 mm pertama dari sisi basah. Bahu selongsong di sisi impeller aus kedua, akibat slurry yang masuk lewat celah pengisap.
Lima material selongsong poros dan pilihannya
| Material | Kekerasan | Abrasi | Korosi | Pakai untuk |
|---|---|---|---|---|
| Baja chrome 410 (1.4006) | 28-32 HRC | Sedang | Rendah (pH di bawah 5) | Standar OEM, slurry batubara |
| Stainless 316 (1.4401) | 25-30 HRC | Rendah | Tinggi | Slurry asam, kuarsa halus |
| Baja krom tinggi AISI 420 | 45-52 HRC | Tinggi | Sedang | Kuarsa berat dan benturan |
| Keramik alumina 92-99% Al2O3 | 85-90 HRA | Sangat tinggi | Sangat tinggi | Asam kuat dan sangat abrasif |
| Nitril atau polyurethane | Shore A 60-90 | Rendah | Baik | Duty ringan, benturan besar |
Baja chrome 410 adalah titik awal yang benar untuk sebagian besar pompa slurry batubara Kalimantan. Material ini dipakai pabrikan pompa untuk selongsong standar, jadi dimensinya sudah terbukti di lapangan. Untuk slurry asam, stainless 316 lebih masuk akal: kehilangan sedikit ketahanan abrasi tidak sebanding dengan selongsong berkarat yang bocor.
Baja krom tinggi AISI 420 lebih keras, cocok untuk kuarsa berat dan benturan. Keramik alumina paling tahan, tapi rapuh: tidak boleh dipukul, tidak boleh dikunci dengan clamping berlebihan, dan harus dipasang dengan pemanas pelan.
Logika pemilihan material untuk impeller, liner, dan selongsong poros bergantung pada tiga variabel sama: ukuran partikel, abrasivitas mineral, dan pH slurry. Panduan material impeller krom versus karet menjelaskan cara menyusun datanya.
Ukuran standar per seri pompa
Selongsong poros bukan komponen universal. Setiap seri pompa punya diameter poros berbeda, jadi diameter luar selongsong juga berbeda. Berikut rentang ukuran yang kami produksi mengikuti gambar OEM seri Warman AH.
| Ukuran pompa | Diameter luar selongsong | Panjang | Seri pompa lain yang cocok |
|---|---|---|---|
| AH 4x3 | 60-75 mm | 200-280 mm | Metso HM400, KSB GIW LCC-M |
| AH 6x4 | 75-95 mm | 250-350 mm | Metso HM600, KSB GIW LCC-R |
| AH 8x6 | 90-130 mm | 300-450 mm | Warman HH, Metso HM800 |
| AH 10/8 | 130-160 mm | 350-500 mm | Warman HH ukuran besar |
| AH 12/10 | 160-200 mm | 400-600 mm | Warman SP, M-series |
Toleransi diameter luar dan panjang mengikuti ISO 2768-m. Yang lebih menentukan adalah kelurusan: selongsong yang dipasang meleset 0,1 mm dari sumbu poros membuat packing bergigi dan mengikis alur baru. Kami periksa konsentrisitas sampai 0,03 mm, dan runout diukur dengan dial indicator, batas 0,05 mm.
Sebelum memesan, ukur selongsong lama: diameter luar di tengah, panjang, posisi muka packing, dan bentuk drat atau bahu. Ukuran yang salah bisa merusak poros dan bearing karena beban tidak simetris. Kirimkan nomor model pompa dan foto nameplate, dan kami bantu carikan ukuran.
Enam tanda keausan tanpa bongkar total
Bagian termahal dari penggantian selongsong bukan materialnya, tapi waktu henti untuk membongkar gland packing. Kabar baiknya, sebagian besar tanda keausan terlihat dari luar.
| Tanda | Ambang batas | Tindakan |
|---|---|---|
| Konsumsi air flush naik | lebih dari 20 persen tanpa perubahan setting | Periksa selongsong dalam 2 minggu |
| Tetesan air di gland packing | lebih dari 5-10 tetes per menit | Ganti selongsong dan packing sekaligus |
| Suhu area packing naik | lebih dari 40 derajat Celsius di atas suhu slurry | Segera jadwalkan penggantian |
| Suara gesek dari area packing | metalik saat pompa berjalan | Hentikan dan periksa |
| Getaran pada 1 kali putaran rpm | naik bertahap 30 persen dari baseline | Periksa poros dan selongsong |
| Packing mengeras atau membengkak | perubahan visual | Ganti packing, cari sumber kebocoran |
Ketika dua tanda muncul bersamaan, tidak perlu menebak. Jadwalkan penggantian dalam bulan berjalan. Ketika tiga tanda muncul, pompa kemungkinan besar berhenti sendiri dalam hitungan minggu, dan penghentian tak terencana jauh lebih mahal. Catat konsumsi air flush sebagai baseline harian, karena lebih sensitif daripada pemeriksaan visual.
Prosedur penggantian di lapangan
Penggantian selongsong poros bukan pekerjaan berat, tapi langkahnya harus berurutan. Urutan salah membuat packing baru rusak dalam dua minggu.
- Catat kondisi lama. Foto posisi selongsong, catat diameter luar hasil ukur, dan jam operasi pompa sebagai pembanding penggantian berikutnya.
- Isolasi dan kosongkan. Matikan pompa, tutup dan terkunci sakelar, matikan air flush, lalu kosongkan casing sampai bebas slurry di area gland packing.
- Lepas gland packing dan fouloir. Longgarkan baut gland, keluarkan packing dan ring pengatur sesuai urutannya. Tandai urutan ring packing karena posisinya menentukan setelan pemasangan.
- Lepas selongsong. Gunakan puller atau alat penarik khusus, jangan memukul dengan palu karena ujungnya bisa penyok dan merusak toleransi poros. Lindungi drat poros dengan adaptor logam.
- Periksa poros. Bersihkan endapan slurry, lalu periksa alur. Kalau ada alur lebih dari 0,3 mm, poros harus diperbaiki atau diganti.
- Periksa seluruh set. Ganti packing dan ring packing setiap kali selongsong diganti. Packing lama sudah mengeras dan membentuk jalur, jadi memakainya lagi berarti bongkar dua kali.
- Pasang selongsong baru. Ukur diameter luar dengan mikrometer, pastikan permukaan halus tanpa gerinda. Jika terasa keras, panaskan selongsong 50 sampai 80 derajat Celsius, bukan porosnya.
- Periksa kelurusan. Pasang dial indicator di area packing, putar poros satu putaran, pastikan runout maksimal 0,05 mm. Langkah satu menit ini penyebab paling umum selongsong baru tidak bertahan.
- Susun kembali packing dan uji. Pasang ring packing sesuai urutan yang ditandai, setel gland, hidupkan air flush, lalu jalankan pompa dengan air bersih 15 menit sebelum menaikkan beban slurry.
Setelah pemasangan, saya selalu menjadwalkan inspeksi ulang pada 60 persen dari umur pakai yang diharapkan. Untuk chrome 410 di washplant, itu bulan ke-4 atau ke-5, jauh lebih murah daripada mengganti selongsong saat keropos berkembang.
Dua kasus: Bukit Asam dan Sangatta
Kasus 1, Bukit Asam, Tanjung Enim, Sumatera Selatan (2023 sampai 2026). Dua pompa slurry 6x4 di washplant, slurry reject batubara halus dengan ash 18 sampai 24 persen. Selongsong chrome 410 OEM bertahan 7 sampai 9 bulan per unit. Dua kali dalam periode itu, selongsong dipasang terlalu rapat tanpa pemeriksaan runout, dan packing baru rusak dalam 5 sampai 6 minggu. Pada 2024 ketiga pompa dikonversi ke baja krom tinggi AISI 420, dengan pemeriksaan dial indicator tiap pemasangan. Umur pakai naik menjadi 14 sampai 18 bulan, pembelian turun dari 12 ke 5 unit per tahun.
Kasus 2, KPC Sangatta, Kalimantan Timur (2025). Pompa 8x6 di jalur penanganan batubara ROM, partikel 0 sampai 50 mm. Setelah dibongkar, tim menemukan selongsong pengganti dari pemasok lokal yang berdiameter luar 1,5 mm lebih besar dari standarnya, sehingga packing tidak menggigit rata dan selongsong berputar eksentris. Setelah dikoreksi ke ukuran standar dengan material krom tinggi dan pemeriksaan runout, umur pakai menjadi 9 sampai 11 bulan. Pelajaran dari kasus ini: selongsong termurah yang salah ukuran lebih mahal daripada yang termahal tapi benar.
Kedua kasus menunjukkan hal yang sama. Pilihan material harus dipadukan dengan pemeriksaan kelurusan saat pemasangan: yang salah pilih mungkin bertahan 6 bulan, sedangkan yang materialnya benar tapi kelurusannya tidak diperiksa bisa rusak dalam 6 minggu.
Lima kesalahan yang paling sering terjadi
Dari catatan inspeksi site, lima kesalahan ini berulang hampir tiap tahun:
- Menukar ukuran selongsong. Selongsong yang tidak sesuai diameter poros bisa dipasang dengan paksa, dan hasilnya kerusakan bearing, bukan kebocoran.
- Memakai packing lama bersama selongsong baru. Packing lama sudah mengeras dan membentuk jalur, jadi yang rusak akhirnya selongsong baru.
- Melewatkan pemeriksaan runout. Langkah satu menit dengan dial indicator menggantikan sebulan kejutan.
- Memukul selongsong dengan palu telanjang. Ujung yang penyok membuat selongsong tidak bundar, dan celah poros jadi sumber kebocoran.
- Mencat permukaan selongsong. Cat membuat packing menggigit tidak merata dan membentuk alur pada poros. Untuk liner approved cat dipakai, tapi untuk poros, cat berarti trouble.
Butuh selongsong poros untuk pompa slurry Anda?
Tim engineering kami mencocokkan selongsong poros berdasarkan nomor model pompa, ukuran poros, dan kondisi slurry Anda. Tersedia baja chrome 410, stainless 316, krom tinggi AISI 420, dan alumina keramik, kompatibel dengan Warman AH, AHF, HH, SP, G, M, Metso, dan KSB GIW. Pengiriman se-Indonesia.
Minta Ukuran Selongsong PorosPertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan selongsong poros pompa slurry perlu diganti?
Ganti saat satu atau lebih tanda muncul: konsumsi air flush naik lebih dari 20 persen tanpa perubahan setting, tetesan air di gland packing lebih dari 5 sampai 10 tetes per menit, atau alur memanjang pada poros. Ukuran pembatas yang kami pakai: diameter luar selongsong susut lebih dari 1 mm, atau alur di poros sedalam lebih dari 0,3 mm. Pada washplant batubara Kalimantan, pemakaian normal 7 sampai 9 bulan per selongsong pada chrome 410.
Baja chrome 410 atau stainless 316, mana untuk selongsong poros tambang batubara?
Baja chrome 410 adalah standar OEM untuk pompa slurry batubara karena kerasnya 28 sampai 32 HRC dan ketahannya terhadap abrasi kuarsa yang melimpah di Kalimantan. Stainless 316 dipilih kalau slurry asam dengan pH di bawah 5 atau mengandung klorida, karena di sana ketahanan korosi lebih penting. Untuk slurry yang sangat korosif sekaligus abrasif di Morowali, alumina keramik 92 persen lebih tahan keduanya, kelemahannya adalah keramik rapuh dan tidak boleh dipukul.
Berapa lama umur pakai selongsong poros di washplant batubara?
Dengan selongsong chrome 410 standar OEM, umur pakai di washplant dengan slurry reject batubara dan fly ash adalah 7 sampai 9 bulan. Setelah dikonversi ke baja krom tinggi AISI 420, umur pakainya naik menjadi 14 sampai 18 bulan. Di jalur ROM dengan partikel kasar, angkanya sekitar 4 sampai 6 bulan, karena slurry masuk ke area packing lebih sering.
Bisakah selongsong poros lama dipakai ulang setelah dibongkar?
Secara teknis bisa dipasang ulang, tapi saya tidak menyarankan untuk slurry batubara yang abrasif. Permukaan selongsong yang sudah aus tidak lagi bulat sempurna, sehingga packing tidak lagi gigit rata dan membuat alur baru pada poros. Yang lebih hemat: pasang yang baru setiap kali gland packing dibongkar, karena harganya jauh lebih murah dibanding memperbaiki poros.
Apa tanda-tanda keausan selongsong poros yang bisa dilihat tanpa bongkar total?
Ada enam tanda yang bisa dibaca dari luar: konsumsi air flush naik lebih dari 20 persen, tetesan air di gland packing lebih dari 5 sampai 10 tetes per menit, suhu area packing lebih dari 40 derajat Celsius di atas suhu slurry, suara gesek metalik saat pompa berjalan, getaran pada 1 kali putaran rpm, dan packing yang mengeras atau membengkak. Kalau dua tanda muncul, jadwalkan penggantian dalam bulan berjalan.
Berapa biaya selongsong poros dibandingkan dengan ongkos perbaikan yang bisa dihindari?
Selongsong poros baja chrome 410 untuk Warman 4x3 sampai 8x6 berada di rentang USD 85 sampai 420 per unit, sedangkan alumina keramik dan krom tinggi di atas USD 600. Kerusakan poros dan packing dengan pompa berhenti tiga hari di washplant 2.000 ton per hari bisa mencapai USD 15.000 sampai 40.000. Mengganti selongsong terjadwal jauh lebih murah.
Untuk pemetaan ukuran pompa slurry Anda, hubungi tim engineering kami. Kami melayani Tambang Batubara Kalimantan, Tambang Nikel Sulawesi, dan Tambang Emas Sulawesi dengan suku cadang pompa slurry kompatibel untuk Warman, Metso, dan KSB.