Selongsong poros (shaft sleeve) baja chrome 410, stainless 316, dan keramik alumina untuk pompa slurry di tambang batubara Kalimantan. Kompatibel dengan Warman AH/HH/SP, Metso HM/HR, dan KSB GIW LCC. Stok di gudang Surabaya, lead time 5-9 hari kerja ke Adaro Tabalong, Bukit Asam Tanjung Enim, KPC Sangatta, dan Berau Coal.
Batubara Kalimantan berbeda dari batubara Australia atau Afrika. Kadar abu tinggi, pH air pencucian bervariasi, dan ukuran partikel setelah crushing beragam. Selongsong poros standar OEM sering aus lebih cepat dari perkiraan karena karakteristik ini.
Batubara termal Adaro (Envul, EcoCoal) memiliki kadar abu 4-6% tetapi partikulat setelah crushing mengandung kuarsa halus dengan kekerasan Mohs 7. Selongsong poros pompa feed cyclone harus punya lapisan hard chrome atau diganti keramik alumina untuk operasi yang konsisten di jalur 8/6 AH.
Tambang KPC di Sangatta memompa batubara metalurgi dan termal dengan ukuran partikel yang lebih kasar. Air proses yang sedikit asam (pH 5,5-6,5) mempercepat korosi pada selongsong standar. Stainless 316 atau baja chrome 410 dengan hard chrome plating direkomendasikan di site ini.
Operasi pencucian batubara PTBA Tanjung Enim menggunakan pompa Warman 10/8 AH untuk tailing disposal. Selongsong standar 410 aus dalam 9-11 bulan. Setelah migrasi ke baja krom tinggi AISI 420, umur pakai naik ke 14-17 bulan.
Site Berau Coal di Kalimantan Timur dan Arutmin di Kalimantan Selatan mengoperasikan pompa slurry dalam volume besar untuk operasi hauling dan crushing. Pengiriman spare part selongsong poros dilakukan via kapal laut dari Surabaya dengan jadwal tetap setiap dua minggu.
Tiga material utama dengan karakteristik berbeda untuk menyesuaikan kondisi slurry batubara di site Anda.
Material: AISI 410 / DIN 1.4006
Kekerasan: 28-32 HRC
Aplikasi: 80% operasi batubara standar dengan pH netral
Estimasi umur: 8-12 bulan di Adaro, 9-11 bulan di KPC
Harga: Paling ekonomis, kompatibel langsung dengan stok OEM
Material: AISI 316 / DIN 1.4401 dengan Mo 2-3%
Kekerasan: 25-30 HRC
Aplikasi: Slurry asam ringan, batubara sulfur >1%
Ketahanan korosi: Unggul untuk pH 4,5-6,5 dengan klorida rendah
Harga: 35-50% lebih tinggi dari 410, namun lebih hemat di site korosif
Material: Keramik alumina 92%
Kekerasan: 85-90 HRA
Aplikasi: Feed cyclone, titik kritis downtime tinggi
Estimasi umur: 18-24 bulan di Adaro feed slurry
Catatan: Hindari benturan besar, gunakan di operasi slurry halus
Material: AISI 420 / DIN 1.4021
Kekerasan: 38-42 HRC setelah heat treatment
Aplikasi: Slurry abrasif dengan benturan sedang
Estimasi umur: 14-18 bulan di tailing disposal
Harga: 20-30% di atas standar 410
Dimensi selongsong poros interchange dengan merek-merek utama pompa slurry yang beroperasi di tambang batubara Indonesia.
| Merek | Seri Pompa | Ukuran | Diameter Poros | Aplikasi Tambang |
|---|---|---|---|---|
| Warman | AH / AHF / HH / SP | 1.5/1 sampai 14/12 | 25-110 mm | Feed cyclone, tailing disposal, crushing |
| Metso | HM / HR / HS | HM300 sampai HM600 | 60-160 mm | Heavy duty tailing, konsentrat batubara |
| KSB GIW | LCC-M / LCC-R | LCC 50 sampai LCC 250 | 50-140 mm | Operasi baru, kapal keruk batubara |
| Toyoda / Ebara | Various | 2/1 sampai 8/6 | 40-100 mm | Reverse engineering tersedia |
Diameter dan panjang yang tersedia ready-stock dari gudang Surabaya. Custom dimensi tersedia atas permintaan dengan siklus produksi 3-4 minggu.
| Ukuran Pompa | Diameter Poros (mm) | Panjang Standar (mm) | Material Tersedia |
|---|---|---|---|
| 1.5/1 B-AH | 25 | 200 | 410 / 316 |
| 2/1.5 B-AH | 35 | 240 | 410 / 316 |
| 3/2 C-AH | 50 | 280 | 410 / 316 / 420 |
| 4/3 C-AH | 65 | 340 | 410 / 316 / 420 |
| 6/4 D-AH | 75 | 380 | 410 / 316 / 420 / Keramik |
| 8/6 E-AH | 90 | 440 | 410 / 316 / 420 / Keramik |
| 10/8 F-AH | 110 | 500 | 410 / 316 / 420 / Keramik |
| 12/10 ST-AH | 130 | 560 | 410 / 316 / 420 / Keramik |
| 14/12 F-AH | 160 | 600 | 410 / 316 / 420 |
Diadopsi dari SOP maintenance Adaro dan KPC untuk memastikan umur pakai optimal dan mencegah kebocoran dini.
Periksa poros utama dari goresan dalam atau keausan tapak. Jika run-out melebihi 0,05 mm diukur dengan dial indicator, poros perlu di-skimming ulang sebelum selongsong dipasang. Bersihkan seluruh permukaan dengan solvent, pastikan tidak ada kerak atau karat yang akan menghalangi kontak sempurna dengan selongsong.
Ganti O-ring shaft sleeve setiap pergantian selongsong. O-ring lama yang sudah termampatkan tidak akan memberikan seal sempurna meskipun selongsong masih layak. Lumasi O-ring baru dengan silicon grease food-grade (jika untuk aplikasi batubara makanan ternak) atau lithium-based grease standar. Pastikan O-ring duduk rata di groove tanpa puntir.
Oleskan gemuk tipis merata pada permukaan dalam selongsong. Gunakan hydraulic press atau arbor press untuk memasukkan selongsong ke poros dengan tekanan merata — tekanan manual tidak cukup dan bisa menyebabkan ovalisasi mikro. Pastikan posisi axial sesuai tanda referensi di poros, umumnya flush dengan ujung shaft atau sesuai dimensi OEM. Jangan gunakan palu atau impact tool.
Setelah assembly, lakukan test run 30 menit dengan air bersih. Pantau kebocoran di stuffing box — tetesan 10-15 per menit masih normal pada fase awal run-in. Periksa suhu bearing housing (target di bawah 60 °C pada test). Jika ada getaran abnormal, hentikan dan periksa alignment motor-pompa — pemasangan selongsong sering kali mengubah alignment yang harus dikoreksi ulang dengan laser alignment tool.
Penyedia selongsong poros baja chrome 410 dengan hard chrome plating untuk 8 unit pompa Warman 8/6 AH di jalur feed cyclone Adaro. Sebelum pakai spare part kami, selongsong standar aus dalam 8 bulan. Setelah migrasi ke material dengan hard chrome 0,08 mm, umur naik ke 14 bulan — penghematan Rp 2,1 miliar per tahun dari sisi inventory.
Migrasi selongsong poros Warman 10/8 F-AH ke stainless steel 316 di unit pencucian batubara KPC. Air proses yang sedikit asam menyebabkan korosi pitting pada selongsong standar. Setelah setahun beroperasi, tidak ada korosi signifikan dan umur pakai naik 40%.
Reverse engineering selongsong poros pompa Warman SP 10/8 yang diproduksi 2003 dan sudah keluar dari katalog OEM. Kami identifikasi dimensi dari 3 selongsong bekas yang masih utuh, produksi ulang sesuai dimensi aktual dengan sertifikat equivalensi. Lead time 6 minggu, lulus uji 240 jam tanpa kebocoran.
Program konsinyasi selongsong poros ukuran 90 mm dan 110 mm di gudang site Berau Coal. Klien hanya perlu spare part dalam 24 jam untuk situasi darurat. Free-up ruang inventory site dan menurunkan working capital yang tertahan di stok safety.
Deteksi dini di lapangan menghindari plant shutdown mendadak. Pada operasi batubara 24/7, downtime satu jam merugikan USD 18.000-22.000.
Kebocoran di atas 30 tetes per menit yang tidak bisa dikontrol dengan pengaturan gland menandakan selongsong sudah aus di area kontak O-ring. Ganti selongsong bersama O-ring kit dalam satu paket.
Partikel kuarsa dari batubara yang masuk ke celah O-ring menyebabkan goresan longitudinal pada permukaan selongsong. Jika kedalaman alur melebihi 0,3 mm, selongsong harus diganti.
Jika kontaminan slurry ditemukan di grease bearing housing, kemungkinan besar O-ring shaft sleeve sudah bocor. Inspeksi menyeluruh dan ganti selongsong plus seal kit untuk mencegah kerusakan bearing.
Kirimkan model pompa dan ukuran poros — kami kirimkan quotation dalam 1x24 jam dengan harga, lead time, dan rekomendasi material sesuai karakteristik slurry di site Anda.
Minta Penawaran Gratis →